“[talk to the cigarette] how can you make me falling in love with you my dearest murder..??”
Foto ini saya ambil di pinggir sebuah jalan di Kota Malang dengan menggunakan
Sony Alpha 300
iso 100. F2,2. 1/320
“Matahari hidup saya, dengan Tangan saya bekerja, dengan Kaki saya maju”
Alhamdulillah, akhirnya karya foto saya ini terpilih sebagai juara I dalam lomba foto “YOUTHFULL AFFANDI” kategori kamera digital. Bahagia sekali rasanya. Foto ini tidak melalui proses editing, asli langsng dari kamera kesayangan saya “SONY ALPHA 300″. Keterangan untuk foto ini adalah sbb:
ISO Speed : ISO-100
F-Number : F/3,5
Exposure Time : 2,5 sec.
Cetak : 12R Glossy Full Film
Oia., foto ini bersama foto2 juara dan favorit lainnya dapat dilihat di Museum Affandi Yogyakarta pada tanggal 18-23 Mei 2009.

Melihat orang-orang yang berdoa seperti ini, saya jadi tertarik melihat kearah mata mereka. Kekhusyukan dalam berdialog dengan Tuhan dalam doa sepertinya dapat dicapai dengan memejamkan mata. Hanya seorang diantara mereka yang tidak memejamkan mata, dan ia tidak tampak sedang berada dalam kekhusyukan doa. Mata memang terlalu sering membuat kita terlena dengan melihat hal-hal badani dan melupakan substansi. Sedangkan kepuasan rohani/batin bukanlah perkara materi/barang (bentukan luar) walau memang terkadang materi menjadi perantara kepadanya. Bukankah kita sering terlena dengan kenikmatan materi yang seharusnya hanya menjadi pengantar menuju kenikmatan rohani.?
Foto saya ambil dengan menggunakan
Sony Alpha 300
iso 200, 1/200, f/4,5